LUAS TANAH DI SPPT PBB BERBEDA DENGAN DI SERTIFIKAT TANAH ?

persyaratan pengurusan SPPT PBB, umum 10/07/2014

sebulan lalu ada wajib pajak mau melakukan perubahan data ke kantor BIDANG PBB DAN BPHTB Bandung barat..
Dikira mau menyesuaikan luas tanah di SPPT PBB agar sesuai luas di sertifikat.. Ternyata wajib pajak tersebut datang untuk menyesuaikan luas di sertifikat agar sesuai dengan luas di sppt Pbb.
Dalam hal ini tanah di SPPT PBB lebih luas dari sertifikat.
Lalu kenapa hal ini bisa terjadi?
SPPT PBB bukanlah tanda kepemilikan hak.. Melainkan kewajiban pajak atas objek pajak tanah dan bangunan yang anda miliki.Yang jadi tanda bukti kepemilikan tanah adalah Akta jual beli dan sertifikat tanah.
Pembuatan sertifikat tanah adalah kewenangan dari Badan Pertanahan Nasional ( BPN ).. Dan luas yang tercantum dalam sertifikat tanah merupakan hasil pengukuran dilapangan oleh pegawai BPN yang secara hukum adalah sah dan akurat. Sementara pembuatan SPPT PBB hanya berdasarkan pada bukti bukti kepemilikan yang sudah ada.. Seperti AJB/Sertifikat tanah/atau dalam bentuk lainnya.
Nah biasanya saat melakukan transaksi jual beli, apalagi di perkampungan klaim luas tanah dan pengukuran hanya dilakukan oleh penjual dan pembeli. Tidak melalui prosedur standar yang ditetapkan BPN.. Makanya ketika dilakukan pengukuran oleh pihak BPN,
hasilnya adalah luas tanah bisa berkurang atau berlebih di bandingkan yang tercantum di Akta jual beli dan di SPPT PBB.
 Lalu apa yang harus jadi patokan ketika kita mau transaksi jual beli? Tentu saja yang terbaik adalah luas di sertifikat tanah, atau dengan melakukan pengukuran ulang di lapangan,