PROBLEMA MUTASI PBB PERUMAHAN KE ATAS NAMA PERORANGAN

Informasi pembayaran pajak bumi bangunan 14/08/2014

Banyak kasus terjadi ketika pemilik rumah di komplek perumahan kesulitan untuk mengajukan mutasi PBB dari nama pengembang ke atas nama mereka..

Terutama karena syarat mutasi PBB.. salah satunya SPPT PBB INDUK, tunggakan pajaknya harus lunas dulu..

Untuk mengantisipasi hal tsb terus berulang. Seharusnya pihak pengembang sejak awal sudah mengajukan pemecahan SPPT tsb menjadi beberapa kavling.

Kavling yang sudah ada pembeli langsung gunakan atas nama mereka.
Bila belum ada pembeli bisa menggunakan nama Pengembang/PT.
Dan jangan lupa bayar pajaknya setiap tahun.
Jangan sibuk cari untungnya saja.
Mohon diPerhatikan juga apa yang akan jadi masalah buat konsumen kedepan..

ADA SATU MASALAH LAGI.
Biasanya pengelola perumahan sudah merasa tak memiliki kewajiban bayar PBB kalau semua kavling sudah laku
Padahal dimanapun juga yang namanya perumahan selalu menyisakan tanah yang tak bisa dimiliki perorangan..
Yaitu tanah yang menjadi jalan dan taman.
Sppt dari kedua pasilitas tsb. Selalu menjadi beban pemda karena SPPT nya masih nama pengembang.. Dan di SPPT tak tertulis bahwa itu di gunakan sbg jalan atau taman. Melainkan tertulis sbg tanah kosong alias tanah belum terjual .
Solusinya adalah ketika pengembang melakukan pemecahan kavling menjadi beberapa SPPT.
Sisanya yang di peruntukan untuk taman atau jalan, jangan ke atas nama PT lagi. Melainkan langsung atas nama PASILITAS UMUM biasa di singkat PASUM.
Memang belum ada solusi terbaik harus bagaimana sikap pemda mengenai pasilitas umum ini,
bila di hapus PBBnya. Tanah tsb ada. Tapi bila tak di hapus, maka selamanya jadi tunggakan.
Tapi jika menggunakan nama PASUM di SPPT, minimal petugas tahu bahwa pada SPPT tsb tak mungkin di lakukan penagihan.

Bersambung….

oleh

UNTUK MENCAPAI TUJUAN YANG BAIK, GUNAKAN SUMBER DAYA YANG BAIK.