PERHITUNGAN BPHTB YANG WAJIB DI BAYAR KETIKA BELI TANAH/BANGUNAN

Informasi pembayaran pajak bumi bangunan 19/09/2014

Jika anda jual atau beli tanah jangan lupa bahwa anda harus membayar BPHTB (BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN) yang perhitungannya adalah:

jika transaksi sampai batas 60 juta maka BPHTB tak kena kewajiban bayar. Nanti di formulir BPHTB di nyatakan Nihil. Namun jika transaksi di atas 60 juta akan dikenakan BPHTB Sebesar 5 persen


misalnya anda membeli tanah Rp 200 juta. Maka jumlah 200 juta dikurangi 60 juta (60 juta adalah batas tidak kena BPHTB untuk jual beli. Sementara batas tidak kena BPHTB untuk waris adalah 300 juta.)

hasilnya = 140 juta X 5 persen = (yang harus anda bayar) 7 juta. rupiah.
Berbeda Untuk PPH (kewajiban penjual) adalah 2,5 persen dari keseluruhan transaksi yang 200 juta tsb. Jumlahnya 200 juta X 2,5 persen = 5 juta.
Perlu diketahui bahwa membayar BPHTB adalah kewajiban pembeli. Sementara membayar PPH adalah kewajiban penjual. 

Adapun langkah langkah yang harus dilakukan sebelum kita mengisi formulir SSP BPHTB adalah sebagai berikut:


Yang pertama adalah melakukan estimasi ke bagian pelayanan PBB dan BPHTB, estimasi adalah perkiraan harga yang berlaku di suatu wilayah, dasar estimasi oleh petugas di dapat dari hasil survei di lapangan tentang harga pasar rata rata, untuk mendapatkan estimasi anda hanya perlu membawa SPPT PBB untuk di serahkan ke petugas, nanti petugas akan menerbitkan hasil print estimasi ke wajib pajak.


Langkah kedua setelah kita mendapatkan hasil estimasi tersebut lalu minta formulir SSP BPHTB untuk di isi sesuai dengan hasil estimasi jika menggunakan jasa notaris/PPAT kecamatan dibawah formulir harus di tanda tangani notaris atau PPAT kecamatan setempat,
Langkah selanjutnya di serahkan kembali ke bagian pelayanan PBB-BPHTB untuk di buatkan uraian penelitian,dan wajib pajak di beri resi tanda sudah mendaftarkan BPHTB. jika sesuai dengan fakta di lapangan nanti di tanda tangani oleh kepala bidang, namun jika belum sesuai akan di verifikasi dulu ke lapangan oleh petugas, yang tidak sesuai nantinya akan dikembalikan untuk di perbaiki, 

kemudian SSP BPHTB yang sudah disetujui oleh Kepala bidang akan diserahkan ke wajib pajak untuk kemudian dilakukan pembayaran ke bank yang ditunjuk. Dan di cap lunas oleh pihak bank.
setelah tervalidasi baru di serahkan ke BPN untuk melengkapi persyaratan atau ke PPAT kecamatan untuk diterbitkan AJB. 


UNDUH PERDA BPHTB(pdf)