ORANG KAYA HARUS LEBIH MALU BELUM BAYAR PAJAK 

Informasi pembayaran pajak bumi bangunan 26/03/2017

Suatu ketika saya mendatangi sebuah rumah di jln gadobangkong, untuk menyampaikan SPPT PBB.. Rumah kecil sederhana dengan penghuninya yang sederhana pula. Jumlah tagihan pajaknya sekitar tiga juta pertahun,. Perasaan saya waktu itu rasanya gak mungkin si empunya rumah mampu membayar.. Tapi ternyata seminggu kemudian dia datang ke kantor DPPKAD BIDANG PBB. Untuk bayar.. Dilain waktu saya datang ke komp.perumahan elit. Keperluannya sama yaitu menyampaikan tagihan Pbb. Ada sebuah rumah mewah, pagar tinggi, pk kamera cctv. Ada beberapa mobil terparkir di garasi plus dua ekor anjing ras di halaman, jika di bandingkan dg pemilik rumah di jln gadobangkong, sangat jauh berbeda. Ibarat bumi dan langit. Dg jumlah pajaknya 4 juta lebih.
Saya waktu itu sangat yakin kalau si pemilik rumah akan datang esok hari untuk bayar.
Apalagi orang kaya ini lebih banyak menikmati fasilitas yang dibangun dari uang pajak ketimbang masyarakat tidak mampu lainnya
Tapi ternyata tidak. Ditunggu sampai akhir jatuh tempo juga tidak ada. Ketika saya cek di data tunggakan, bertahun tahun dia belum bayar.. Padahal dalam hitungan saya, jangankan untuk bayar pbb.. Untuk Apapun pasti sanggup dia bayar.. Tapi begitulah yang terjadi. Bukan tidak ada uang tapi belum ada kesadaran..walau
harusnya orang kaya malu pada masyarakat tidak kaya tapi sadar kewajiban bayar pajak
Inilah satu contoh betapa sulitnya kita membangun kesadaran dlm membayar PBB. Padahal bidang pbb dipimpin kepala bidang PBB beserta para kepala seksi dan jajarannya terus bekerja keras. Disamping melaksanakan penagihan ulang. Dan pemanggilan kepada wajib pajak yang belum bayar, termasuk mensyaratkan harus lunas pbb sebelum mengajukan permohonan PBB di bagian pelayanan dan bagian pendataan. juga secara rutin tiap tahun berkordinasi dengan kecamatan mengadakan sosialisasi dan penyuluhan ke desa desa se bandung barat.
Kalau semua orang sadar dan taat.. Bahwa bayar pbb adalah kewajiban. Mungkin tidak perlu ada surat panggilan.. Dan semacamnya
Membayar PBB memang tidak sama dengan membayar rekening listrik. Air. Telpon dll. Yang kalau kita tidak bayar akan langsung kena tindakan.. Membayar pbb hanya mengandalkan kesadaran… Tapi hal itu tidak berarti yang tidak sadar akan terbebas dari kewajiban, justru sebaliknya tunggakan akan semakin besar karena ditambah denda 2% perbulan (max 2th)
Ini adalah fakta yang terjadi di lapangan, apakah kedepannya perlu diterapkan sanksi?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s